Post Page Advertisement [Top]

travel

Rancangan Kursi Pesawat Pasca Covid-19

Rancangan Kursi Pesawat Pasca Covid-19
Rancangan Kursi Pesawat Pasca Covid-19 dari Aviointeriors (Sumber: sfgate.com)

Buat sobat traveler yang biasa bepergian menggunakan pesawat pasti sudah familiar dengan model kursi penumpang dimana Anda duduk menghadap ke depan searah dengan laju pesawat. Namun hal ini kemungkinan akan berubah pasca covid-19 berakhir.

Seperti kita ketaui bersama bahwa pandemik covid-19 telah menghantam semua industri yang ada di dunia, tidak terkecuali industri penerbangan. Penyebarannya dari manusia ke manusia membuat semua negara yang terjangkit harus menutup bandaranya untuk memutus mata rantai penyebarannya.

Bahkan di Indonesia sendiri penerbangan komersial penumpang sudah tidak melayani lagi penumpang yang ingin melakukan mudik lebaran tahun ini. Pesawat yang masih diperbolehkan beroperasi hanya pesawat yang mengangkut logistik, tamu negara, dan petugas penanggulangan covid-19.

Apa yang manusia telah pelajari dari virus corona baru ini telah membuat kita sadar bahwa betapa pentingnya kebersihan diri dan lingkungan. Lingkungan bukan cuma berarti lingkungan alam, tapi ini maknanya luas.

Kabin pesawat juga merupakan lingkungan manusia. Paling tidak ada 2 hal yang harus diperhatikan oleh penumpang saat wabah ini berakhir, yaitu aman dan sehat.

Dari sini, pihak maskapai harus mampu menjawab pertanyaan penting dan utama dari calon penumpang, yakni sejauh mana maskapai menjamin keselamatan dan kesehatan penumpangnya.

Berbicara soal keselamatan, memang tidak bisa dipungkiri bahwa masih ada maskapai yang memiliki catatan tidak bagus dalam hal keselamatan penumpangnya. Tapi jumlahnya sedikiti jika dibandingkan dengan maskapai yang memiliki catatan kecelakaan yang minim.

Keselamatan memang tanggung jawab maskapai sejak pesawat pertama kali diciptakan oleh Wright Bersaudara pada 1903. Tapi melihat wabah covid-19, maskapai juga harus mampu menjamin kesehatan para penumpangnya.

Adalah Aviointeriors yang merupakan perusahaan berbasis di Italia yang khusus membuat kursi pesawat ini mencoba menjawab pertanyaan mengenai kesehatan penumpang pesawat.

Dilansir dari laman sfgate.com, perusahaan ini telah mendesain kursi kelas ekonomi yang dibuat khusus untuk mencegah penyebaran virus melalui droplet dengan cara menambahkan penghalang berupa plastik transparan antar penumpang.

Penambahan penghalang kursi antar penumpang hanyalah salah satu bentuk radikal dari desain kursi pesawat Aviointeriors. Hal lain yang menarik perhatian adalah posisi kursi penumpang tengah yang menghadap ke belakang. Sedangkan kursi dekat lorong dan jendela dibiarkan tetap menghadap ke depan.

Ide desain ini diambil dari salah satu dewa Roma, yaitu Janus, yang melambangkan permulaan, gerbang, transisi, waktu, dualitas, pintu, bagian-bagian, dan akhir. Dewa ini juga biasanya digambarkan sebagai sosok yang memiliki 2 wajah, yang satu melihat masa depan dan satunya lagi melihat masa lalu.

Selain Janus, Aviointeriors juga mendesain konsep kursi lainnya sebagai respon wabah covid-19, yakni Glassafe. Sama halnya dengan Janus, perusahaan ini menambahkan plastik penghalang antar penumpang untuk mengurangi kontaminasi virus melalui udara. Tapi kursi tengah tetap menghadap ke depan, sama dengan kursi dekat lorong dan jendela.

Wah, desainnya sangat memperhatikan kesehatan antar penumpang, ya, sobat traveler. Tapi kalau dipikir-pikir, ruang gerak penumpang terbatas ya. Apalagi yang bepergian dengan pasangannya. Jadi nggak bisa pegangan tangan dong selama di pesawat. Hehehe...

Tapi kalau demi keselamatan dan kesehatan bersama antar penumpang lainnya sih nggak apa-apa juga. Yang penting di masa depan, virus yang menular melalui droplet bisa diminimalisir sebanyak mungkin.

No comments:

Post a comment

Bottom Ad [Post Page]