Post Page Advertisement [Top]

bisnis

Grup Lion Air Kembali Beraksi di Tengah Pendemi Covid-19 Mulai 3 Mei 2020

Grup Lion Air Kembali Beraksi di Tengah Pendemi Covid-19 Mulai 3 Mei 2020
Grup Lion Air Kembali Beraksi di Tengah Pendemi Covid-19 Mulai 3 Mei 2020
Lion Air Group mengeluarkan Surat Penyataan Media (Media Statement) pada 28 April 2020 yang bersumber dari Corporate Communication Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.

Media Statement tersebut menyatakan bahwa anggota Grup Lion Air, seperti Lion Air (JT), Wings Air (IW), dan Batik Air (ID) akan kembali beroperasi di tengah pandemi Covid-19 mulai 3 Mei 2020. Rute yang dibuka hanyalah rute domestik.

Beroperasinya kembali Grup Lion Air ini dilakukan setelah mendapatkan surat perizinan khusus (exemption flight) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan RI selaku regulator. Adapun kategori operasional layanan penerbangan khusus ini terdiri dari:
  1. Pebisnis yang melakukan perjalanan bukan dalam rangka MUDIK;
  2. Angkutan kargo;
  3. Operasional perjalanan bagi para pimpinan lembaga tinggi negara RI atau tamu kenegaraan;
  4. Operasional kedutaan besar, konsulat jenderal, konsulat asing, perwakilan organisasi internasional yang memiliki kedudukan di Indonesia;
  5. Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat; dan
  6. Layanan penerbangan khusus (repatriasi) untuk pemulangan WNI atau WNA dan lainnya atas seizin Direktur Jenderal Perhubungan Udara.
Layanan penerbangan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Berdasarkan pantauan Admin AyoPigi terhadap Permen tersebut, Jumat (1/5/2020), aturan yang memuat tentang pengecualian larangan penggunaan angkutan udara tertuang di dalam pasal 20. Admin tidak menemukan kategori 'pebisnis' yang melakukan perjalanan udara bukan dalam rangka mudik. Tapi memang dalam ayat (1) huruf f memang dinyatakan bahwa "operasional lainnya berdasarkan izin Direktur Jenderal Perhubungan Udara".

Syarat dan Ketentuan


Masih berdasarkan press rilisnya, Grup Lion Air akan melayani rute-rute domestik, termasuk daerah yang telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau zona merah.

Oleh karena itu, pebisnis dan calon tamu atau penumpang dengan tujuan pengecualian wajib memenuhi protokol penanganan Covid-19 yaitu dengan cara melampirkan beberapa dokumen sebelum keberangkatan. Adapun dokumen tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit setempat yang menerangkan bahwa penumpang negatif atau bebas dari Covid-19 dengan ketentuan maksimum 7 hari setelah hasil uji berupa rapid test, swab test, atau PCR keluar.
  2. Mengisi Surat Pernyataan bahwa akan melakukan perjalanan ke rute PSBB atau zona merah yang disediakan oleh pihak Grup Lion Air.
  3. Melampirkan Surat Keterangan Perjalanan dari instansi/lembaga/perusahaan yang menerangkan bahwa penumpang melakukan perjalanan udara bukan rangka mudik.
  4. Bagi pedagang atau pengusaha logistik yang tidak memiliki instansi dapat membuat Surat Pernyataan untuk berdagang/bertransaksi dengan benar.
  5. Mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan atau Health Alert Card (HAC) secara offline yang dibagikan pada saat check-in dan pada saat kedatangan di stasiun tujuan atau secara online dengan cara mengunduh aplikasi e-HAC di perangkat seluler masing-masing penumpang.


Jaminan Grup Lion Air


Bagi calon penumpang yang akan menggunakan layanan khusus ini bisa membeli tiket melalui kantor penjualan tiket  Grup Lion Air yang ada di seluruh wilayah Indonesia, call center di (+6221) 6379 8000, atau di website resmi maskapai di www.lionair.co.id atau www.batikair.com.

Lion Air Group juga telah melakukan segala upaya dalam memenuhi persyaratan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan, serta kesehatan penumpang ditengah pandemi Covid-19.

Khusus aspek kesehatan, pihak Grup Lion Air bekerjasama dan berkoordinasi dengan petugas layanan darat, petugas keamanan, dan pihak lainnya bahwa seluruh awak pesawat dan penumpang telah mengikuti rekomenasi protokol kesehatan, berupa pengecekan suhu badan, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan cairan sanitasi, dan menggunakan masker dengan tepat. Koordinasi ini dilakukan sebelum keberangkatan.

Selain itu, pihak Grup Lion Air juga telah menyediakan cairan disinfektan, sarung tangan, dan cairan sanitasi guna menjamin kesehatan awak pesawat dan petugas layanan darat.

Armada


Pihak Grup Lion Air juga tidak main-main soal penyediaan layanan operasional bagi pebisnis dan calon tamu dengan tujuan tertentu. Mereka telah menyiapkan berbagai armada yang bisa membuat nyaman penumpang selama penerbangan berlangsung.

Lion Air sendiri akan mengoperasikan setidaknya 2 tipe armadanya, yaitu tipe Boeing dan Airbus. Untuk tipe Boeing, Lion Air akan menggunakan Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi), dan Boeing 737-800NG (189 kelas ekonomi) dimana setiap armada telah dilengkapi dengan hiburan yang terkoneksi dengan W-IFE AirFi Indonesia yang bisa dinikmati dari seluruh perangkat seluler dan laptop penumpang.

Untuk tipe Airbus sendiri, Lion Air akan menggunakan Airbus 330-300CEO (440 kelas ekonomi) dan Airbus 330-900NEO (436 kelas ekonomi).

Berbeda dengan Lion Air, Wings Air akan mengoperasikan armadanya dengan tipe ATR 72-500 dan ATR 72-600. Kedua tipe ini merupakan pesawat jenis baling-baling dengan konfigurasi 72 kursi kelas ekonomi, dengan menggunakan tata letak 2-2.

Sama dengan Lion Air, Batik Air juga akan mengoperasikan armada Boeing dan Airbus miliknya. Untuk Airbus, Batik Air akan menggunakan Airbus 320-200CEO dan Airbus320-200NEO yang memiliki 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi.

Sedangkan untuk tipe Boeing, Batik Air akan menggunakan Boeing 737-800NG yang memiliki 12 kelas bisnis dan 158 kelas ekonomi, dan Boeing 737-900ER yang memiliki 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi.

Pesawat yang berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kursi kelas ekonomi telah dilengkapai hiburan yang terpasang di setiap kursi, jarak antar kursi lega, dan sajian makanan.

No comments:

Post a comment

Bottom Ad [Post Page]